GBZaKb4mDsf2d4pb32XNiDrx6XCCRy6EKLbcOCE9

Panduan Lengkap Mengenai Google Ads untuk Promosi

Panduan Lengkap Mengenai Google Ads untuk Promosi
Google Ads atau Google AdWords merupakan salah satu layanan iklan yang dibuat oleh Google sebagai salah satu sumber pemasukan utama Google di bidang periklanan. Google Ads diterapkan pada sebuah website atau blog yang dapat menjadi sebuah penghasilan. Namun kamu harus mendaftarkan situs kamu ke Google Ads terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat, maka situs kamu dapat diterima oleh Google Ads.

Disisi lain, Google Ads dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan bisnis yang sedang kamu jalankan. Bilamana kamu memiliki sebuah website ataupun blog, kamu bisa mempromosikannya dengan menggunakan Google Ads. Dengan ini akan membuat iklan online yang dapat menjangkau orang-orang untuk melihat produk iklan yang telah kamu tawarkan.

Disini kamu juga bisa menyetel iklan sesuai dengan keinginan bilamana sudah berlangganan dengan Google Ads. Akun Google Ads dikelola secara online, kamu dapat membuat ataupun mengubah kampanye iklan kapan saja sesuka kamu. Untuk anggaran juga dapat kamu kontrol sendiri karena tidak ada komitmen pembelanjaan minimum. Untuk pemilihan tempat iklan muncul pada website kamu juga bisa disetting sesuai dengan keinginan kamu.

Bagi kamu yang ingin mempromosikan sebuah produk dengan menggunakan Google Ads. Ada panduan menjalankan Google Ads yang harus kamu ikuti supaya berhasil menjalankannya.

Langkah-Langkah Menggunakan Google AdWords Sebagai Media Promosi

1. Persiapkan akun

Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah mempersiapkan akun Google terlebih dahulu. Kamu bisa mendaftarkan terlebih dahulu di Google Ads bilamana belum memiliki akun. Apabila akun sudah dibuat, kamu harus membuat daftar tujuan yang jelas dalam menjalankan Google Ads.

Beberapa macam tujuan yang bisa kamu lakukan seperti orang menelpon, orang mengeklik, atau orang mengisi email pada form, dan masih banyak yang lainnya. Bila kamu sudah menentukannya, langsung saja rencanakan tujuan tersebut.

Dalam membuat akun Google Ads, kamu akan diminta untuk menentukan beberapa hal di dalamnya seperti anggaran yang harus dibayarkan, lokasi, jaringan, dan kata kunci. Semua itu harus kamu penuhi jika ingin menggunakan layanan Google Ads.

2. Tetapkan tujuan

Apabila akun sudah dibuat, langkah yang selanjutnya adalah menetapkan tujuan. Pastikan kamu menetapkan tujuan secara jelas dan final agar apa yang kamu tentukan dapat dijalankan dengan mudah. Disini kamu harus memikirkan secara matang tujuan yang sudah dipilih karena akan berpengaruh pada website kamu.

Salah satu langkah yang harus kamu perhatikan adalah perencanaan. Apabila tujuan ditetapkan tanpa adanya sebuah rencana tentu tidak akan memberikan hasil yang baik. Hal ini akan sia-sia karena waktu yang dibutuhkan cukup lama. Disini kamu juga harus memahami apa yang menjadi tujuan kamu. Salah satu contohnya adalah kamu ingin mendatangkan 2000 klik pada iklan yang tayang dalam jangka waktu 2 Minggu.

3. Membuat kampanye

Ketika tujuan sudah ditetapkan, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan kampanye. Dalam hal ini, terdapat beberapa proses yang harus kamu selesaikan seperti membuat landing page, menentukan lokasi audience, dan menentukan anggaran.

Membuat landing page bertujuan agar setiap halaman yang dibuka oleh user dengan mengeklik sesuatu terlebih dahulu. Untuk anggaran menyesuaikan dengan jumlah total layanan iklan yang dipilih.

Ketiga hal tersebut harus dipenuhi terlebih dahulu supaya kampanye dapat dapat dijalankan dengan baik.

4. Membuat iklan (Ads)

Apabila kampanye sudah dibuat, langkah yang selanjutnya adalah membuat iklan Ads. Langkah yang satu ini harus kamu perhatikan karena sangat penting, dimana kamu harus memperhatikan pemilihan kata dalam copywriting iklan dan juga call to action. Pemilihan kata tersebut nantinya akan menentukan jumlah klik tayang. Apabila tidak diperhatikan, maka akan berefek kurang baik pada jumlah klik yang diharapkan.

Seperti halnya iklan yang tayang terdapat 10.000 orang, namun dari jumlah 10.000 orang tersebut terdapat 5000 orang yang mengeklik. Maka RKT nya adalah 50% atau setengah dari jumlah penayangan. Bilamana presentase RKT semakin tinggi, maka hasil yang didapatkan akan semakin bagus untuk kedepannya.

5. Riset kata kunci

Salah satu panduan inti dalam menjalankan promosi iklan adalah meriset kata kunci. Langkah ini jangan sampai kamu lewatkan karena sangat penting untuk kamu pahami. Google Ads akan menampilkan iklannya sesuai dengan kata kunci yang kamu buat. Apabila kata kunci yang ditentukan tidak sesuai, maka iklan tidak akan muncul. Begitu juga sebaliknya, bilamana kata kunci cocok maka iklan akan ditayangkan.

Melakukan riset kata kunci di Google Ads berbeda dengan menentukan kata kunci untuk SEO. Terdapat 4 macam parameter yang bisa kamu gunakan yaitu seperti berikut!

  • Broad Match

    Broad Match atau pencocokan luas merupakan salah satu jenis pencocokan default yang mencantumkan seluruh kata kunci yang ada di dalamnya. Disini iklan dapat ditampilkan pada penelusuran yang menyertakan salah sinonim, ejaan, dan variasi relevan lainnya.
  • Broad Match Modifier (Pengubahan Pencocokan Luas)

    Parameter yang satu ini mirip dengan Broad Match, hanya saja pada opsi pengubah pencocokan luas menampilkan iklan di penelusuran yang mencangkup kata yang ditunjukan dengan tanda +. Seperti halnya penggunaan kata kunci hewan kelinci menjadi (+hewan kelinci).
  • Phrase Match (Pencocokan Frase)

    Untuk jenis parameter yang satu ini, iklan dapat tampil pada penelusuran yang sesuai dengan sebuah frase. Bilamana tidak cocok maka iklan tidak akan tampil pada penelusuran yang dilakukan. Selain itu, iklan juga tidak akan tampil bilamana ada kata yang ditambahkan di tengah frase.
  • Exact Match (Pencocokan Persis)

    Exact Match merupakan iklan yang dapat ditampilkan pada penulusuran yang cocok dengan variasi yang mirip dari istilah tersebut. Kata kunci yang bermakna sama dengan kata kunci yang sama persis merupakan varian dari penelusuran kata Exact Match.

6. Bidding

Panduan yang selanjutnya adalah melakukan Bidding. Disini kamu sudah bisa mendatangkan traffic melalui Google Ads yang sudah dibuat. Selain itu, terdapat juga penawaran yang memberikan harga per klik. Seperti halnya pada kata kunci “hewan kelinci” akan dihargai Rp. 2000 per klik.

Dengan menggunakan fitur Bidding, kamu bisa melakukan penawaran biaya per klik tersebut menjadi lebih murah. Dengan begitu, anggaran yang dikeluarkan bisa lebih hemat dari penggunaan biasanya.

7. Memantau secara regular

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan adalah memantau secara regular. Hal ini memiliki tujuan supaya dapat melakukan evaluasi terhadap apa yang kamu jalankan. Bilamana terjadi kampanye yang tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan, disini kamu bisa mengubah strategi dan memantau untuk melihat perkembangan yang terjadi.

Iklan yang diotak-atik selalu justru akan sangat efektif karena kamu bisa mendapatkan potensi yang paling tinggi dari penempatan yang dilakukan. Untuk pengubahan tidak ada batas waktu, kamu bisa melakukannya kapan saja sesuai yang diharapkan.

Itulah beberapa panduan mengenai Google Ads yang dapat saya sampaikan. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk kamu, terima kasih.
Sumber gambar: flaticon.com/authors/vitaliy_gorbachev
Baca Juga
Faaris Muda
Memiliki minat pada IPTEK membuat saya tertarik untuk menulis informasi yang saya miliki di blog milik saya sekaligus menyalurkan hobi menulis.

Postingan Serupa

2 comments